Bencana Kekeringan di Kabupaten Grobogan 2019

          Bencana kekeringan mulai melanda beberapa wilayah di Kabupaten Grobogan. Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, daerah rawan bencana kekeringan ada 116 Desa di 15 Kecamatan. Dari 15 kecamatan ini, ada 3 kecamatan yang kekeringannya dinilai paling parah. Yakni, Kecamatan Gabus, Kradenan, dan Kedungjati.

Langkah-langkah yang  diambil BPBD Kabupaten Grobogan diantaranya adalah

  1.  Mengadakan rapat koordinasi dengan SKPD terkait
  2. Mengadakan rapat koordinasi dengan dunia usaha di Kabupaten Grobogan
  3. Melakukan pemetaan daerah rawan bencana
  4. Melakukan droping air bersih
  5. Memberikan himbauan kepada masyarakat terkait ancaman musibah/bencana akibat musim kemarau.

                Saat ini sudah ada beberapa pihak yang sudah menyalurkan bantuan air bersih. Satu diantaranya yaitu BPBD Kabupaten Grobogan yang sampai tanggal 5 Juli sudah menyalukan ke 11 Kecamatan 36 Desa terdampak sebanyak 104 Tangki (422.000 Liter).

              Menurutnya, dari perkiraan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika, kekeringan tahun ini sudah dimulai sejak Mei lalu. Kekeringan terjadi dengan menurunnya curah hujan di Kabupaten Grobogan. Puncak kekeringan diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September nanti. Endang menambahkan, bencana kekeringan hampir terjadi tiap tahun. Pada tahun 2018 lalu, ada 92 desa di 15 kecamatan yang mengalami bencana kekeringan.

Gempa Terkini

Waktu Gempa : 11-Nov-19 16:20:59 WIB

Magnitudo : 5.0 SR

Kedalaman : 10 Km

Lokasi : 166 km BaratLaut MALUKUTENGGARABRT

Selengkapnya>>