Grobogan, Rabu (18/2/2026) – Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama jajaran terkait mendampingi kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam rangka peninjauan tanggul jebol dan jalan provinsi yang terputus akibat banjir di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
Kunjungan yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut dilaksanakan di titik tanggul jebol Sungai Tuntang serta lokasi jalan Purwodadi–Semarang yang terputus sepanjang kurang lebih 30 meter akibat tergerus arus banjir.
Dampak Hujan Intensitas Tinggi
Berdasarkan laporan di lapangan, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit Sungai Tuntang meningkat hingga mengakibatkan tanggul jebol. Peristiwa tersebut menimbulkan genangan di area persawahan dan permukiman warga, serta berdampak pada terputusnya akses jalan provinsi yang menjadi jalur vital penghubung Purwodadi–Semarang.
Kondisi ini mengganggu mobilitas masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi di wilayah terdampak.
Arahan Percepatan Penanganan
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah meninjau langsung kondisi tanggul dan badan jalan yang rusak. Beliau memberikan arahan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana serta Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah untuk segera mempercepat penanganan darurat dan melaksanakan perbaikan permanen.
Penutupan tanggul jebol diminta dilakukan dengan konstruksi permanen agar kejadian serupa tidak terulang, sementara jalan yang putus agar segera dibangun kembali sehingga arus lalu lintas Purwodadi–Semarang dapat kembali normal.
Koordinasi Lintas Sektor
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Grobogan, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Grobogan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, BBWS Pemali Juana, DPUPR Provinsi Jawa Tengah, BPBD Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, DPUPR Kabupaten Grobogan, Camat Godong, serta Kepala Desa Tinanding.
Melalui kunjungan ini, koordinasi lintas sektor semakin diperkuat guna mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan meminimalisir dampak lanjutan bagi masyarakat.
Hingga saat ini, situasi di lokasi dalam kondisi aman dan terkendali. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan secara bertahap demi percepatan pemulihan pasca bencana.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.









