Grobogan(03/04/2026) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Grobogan pada Kamis (2/4/2026) mengakibatkan banjir di 13 desa yang tersebar pada empat kecamatan. Banjir mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB setelah debit air sejumlah sungai meningkat dan meluap ke wilayah permukiman warga.
Berdasarkan laporan harian PUSDALOPS-PB Jumat 03 April 2026 Pukul 06.00 WIB, curah hujan yang terjadi sejak pukul 15.00 hingga 16.30 WIB menyebabkan beberapa sungai tidak mampu menampung volume air sehingga meluap ke jalan desa, area permukiman, serta lahan sekitar warga.
Delapan Desa Terdampak di Kecamatan Kedungjati
Di Kecamatan Kedungjati, banjir disebabkan luapan Sungai Tuntang dengan tinggi muka air berkisar 10 hingga 50 sentimeter. Delapan desa terdampak meliputi Ngombak, Kedungjati, Wates, Karanglangu, Kalimaro, Jumo, Padas, dan Deras. Genangan merendam rumah warga serta akses jalan desa di sejumlah dusun. Kondisi terkini di wilayah ini dilaporkan sudah surut.
Genangan Sempat Hambat Akses Jalan di Tanggungharjo
Di Kecamatan Tanggungharjo, Desa Sugihmanik terdampak banjir akibat luapan Sungai Kliteh yang menggenangi Dusun Randusari, Rejosari, dan Gedangan dengan ketinggian air 10 hingga 60 sentimeter. Sementara itu, genangan juga sempat terjadi di Jalan Raya Gubug–Kedungjati tepatnya di atas Jembatan Kaliceret Desa Mrisi dengan panjang genangan sekitar 50 meter dan tinggi air 20 hingga 40 sentimeter. Saat ini akses jalan telah kembali normal.
Limpasan Sungai Tuntang Terjadi di Kecamatan Gubug
Di Kecamatan Gubug, banjir terjadi di Desa Penadaran akibat aliran air dari kawasan hutan menuju Sungai Tuntang yang menyebabkan genangan setinggi 20 hingga 60 sentimeter di beberapa dusun. Limpasan air juga terjadi pada tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung, Ringinkidul, dan Ringinharjo. Warga bersama petugas telah melakukan peninggian tanggul sementara menggunakan karung sak.
Banjir Berangsur Surut di Kecamatan Tegowanu
Di Kecamatan Tegowanu, banjir akibat luapan Sungai Renggong dan Sungai Kliteh terjadi di Desa Sukorejo dan Desa Tanggirejo. Air menggenangi jalan dusun dan rumah warga dengan ketinggian antara 10 hingga 60 sentimeter. Hingga Jumat pagi, kondisi banjir berangsur surut.
Upaya Penanganan dan Penguatan Tanggul
Sebagai langkah penanganan, BPBD Kabupaten Grobogan menerima laporan kejadian, melakukan pemantauan perkembangan banjir secara real-time melalui grup komunikasi kebencanaan, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa terdampak.
Selain itu, BPBD juga melakukan pendistribusian sak dan terpal untuk penanganan darurat penguatan tanggul di Sungai Tuntang, tepatnya di Desa Tinanding Kecamatan Godong dan wilayah Desa Ringinharjo Kecamatan Gubug guna mengantisipasi limpasan air susulan dan menjaga kondisi tanggul tetap aman, serta Personil BPBD Kabupaten Grobogan bersama Polres Grobogan memberikan himbauan kepada warga Desa inginharjo Kecamatan Gubug yang berada di titik kritis tanggul agar menjauh mencari tempat aman terutama kaum rentan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan serta terus memantau informasi resmi kebencanaan dari BPBD.
📌Alamat : Jl. Dr.Soetomo No.04 Purwodadi-Grobogan.
☎Telp / 📠Fax : (0292) 423338
📱 Call Center ( WA ) : +62 895-3333-09383
Email : bpbdgrobogan@yahoo.co.id
Website : https://bpbd.grobogan.go.id/
Sistem Informasi : https://sigana.bpbd.grobogan.go.id/
Facebook : @bpbd_grobogan
Twitter/ Instagram: @bpbd_grobogan.















