Grobogan – Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 23.40 WIB, BPBD Kabupaten Grobogan bersama Polres Grobogan melaksanakan giat evakuasi kendaraan mobil yang terjebur ke saluran irigasi sungai di wilayah Desa Klampok, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
Kejadian tersebut terjadi saat kondisi cuaca hujan deras, yang mengakibatkan jarak pandang terbatas dan kondisi jalan menjadi lebih licin. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat kendaraan bermotor (KBM) Chevrolet yang dikemudikan oleh Sdr. Sanyoto Hadi Prayitno dengan membawa seorang penumpang melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi diduga kurang berkonsentrasi sehingga tidak menyadari adanya jalan yang berbelok ke kiri atau arah selatan. Mengetahui kondisi tersebut, pengemudi kemudian membanting kemudi ke arah kiri, namun kendaraan mengalami oleng, menabrak pembatas jembatan, dan akhirnya terjatuh ke saluran irigasi sungai.
Akibat kejadian tersebut, terdapat 2 (dua) korban, dengan rincian 1 (satu) korban meninggal dunia dan 1 (satu) korban mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sanyoto Hadi Prayitno (50), selaku pengemudi kendaraan, warga Puri Delta Asri III Blok G/4 RT 05 RW 06, Kelurahan Cangkiran, Kecamatan Mijen, Kabupaten Semarang. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, penumpang kendaraan atas nama Budi Heriyanto (57), warga Dusun Watu Agung RT 01 RW 09, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, mengalami luka-luka dalam kondisi sadar dan segera dievakuasi menuju RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
BPBD Kabupaten Grobogan bersama Polres Grobogan dan unsur terkait bergerak cepat melakukan proses evakuasi korban maupun kendaraan dari saluran irigasi sungai, serta melakukan penanganan di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
BPBD Kabupaten Grobogan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya saat kondisi hujan deras pada malam hari, dengan tetap menjaga konsentrasi, mengurangi kecepatan, serta memastikan keselamatan selama perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.









