1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. BPBD Grobogan Catat 136 Kejadian Bencana dan Musibah…

BPBD Grobogan Catat 136 Kejadian Bencana dan Musibah Selama Januari–Juli 2026

Purwodadi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan mencatat sebanyak 136 kejadian bencana dan musibah yang terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan selama periode 1 Januari hingga 31 Juli 2026. Data tersebut dihimpun oleh Pusdalops BPBD Grobogan sebagai bagian dari upaya pemantauan, penanganan, dan penyajian informasi kebencanaan kepada masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian kebakaran menjadi bencana yang paling banyak terjadi dengan 56 kejadian, disusul kejadian lainnya sebanyak 27 kejadian, angin kencang 25 kejadian, tanah longsor 14 kejadian, banjir 11 kejadian, serta kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masing-masing 1 kejadian.

Sebaran kejadian bencana menunjukkan bahwa Kecamatan Purwodadi menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 29 kejadian, diikuti Kecamatan Toroh sebanyak 21 kejadian dan Kecamatan Wirosari sebanyak 17 kejadian. Data ini menjadi dasar dalam penyusunan langkah mitigasi, kesiapsiagaan, serta penentuan prioritas penanganan bencana di Kabupaten Grobogan.

Akibat dari berbagai kejadian tersebut, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 5 orang mengalami luka-luka. Selain itu, bencana juga mengakibatkan 14.895 rumah terdampak banjir, 44 rumah mengalami rusak berat, 20 rumah rusak sedang, serta 207 rumah rusak ringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang masih dapat terjadi, terutama pada masa peralihan musim. Masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap kejadian bencana kepada pemerintah desa, kecamatan, maupun BPBD agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

BPBD Kabupaten Grobogan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan bencana melalui kegiatan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, guna mewujudkan Kabupaten Grobogan yang lebih tangguh terhadap bencana.

Sumber Data: Pusdalops BPBD Kabupaten Grobogan (Periode 1 Januari–31 Juli 2026).

Bagikan :

Loading...