Grobogan – BPBD Kabupaten Grobogan bersama CSR PT Podo Rukun kembali melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Bantuan yang disalurkan sebanyak 48.000 liter air bersih, menggunakan 2 unit truk tangki BPBD Kabupaten Grobogan dan 1 unit truk tangki CSR PT Podo Rukun.
Pendistribusian bantuan air bersih tersebut menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Toroh, Kecamatan Penawangan, serta Kecamatan Purwodadi, dengan rincian sebagai berikut:
- 5.000 liter untuk Dusun Kemiri RT 02/RW 07, Desa Depok, Kecamatan Toroh.
- 5.000 liter untuk Dusun Kemiri RT 04/RW 07, Desa Depok, Kecamatan Toroh.
- 6.000 liter untuk Dusun Pending RT 01/RW 10, Desa Depok, Kecamatan Toroh, melalui CSR PT Podo Rukun.
- 5.000 liter untuk Dusun Sindu RT 09/RW 06, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh.
- 5.000 liter untuk Dusun Semen RT 04/RW 08, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh.
- 6.000 liter untuk Dusun Blumbang RT 04/RW 08, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, melalui CSR PT Podo Rukun.
- 5.000 liter untuk Dusun Kenteng RT 01/RW 03, Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan.
- 5.000 liter untuk Pondok Pesantren Darut Taqwa, Lingkungan Jagalan Utara III/06, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi.
- 6.000 liter untuk Dusun Kenteng RT 03/RW 03, Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan, melalui CSR PT Podo Rukun.
Total bantuan air bersih yang didistribusikan pada kegiatan tersebut mencapai 48.000 liter.
Pendistribusian bantuan air bersih ini merupakan upaya BPBD Kabupaten Grobogan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami dampak kekeringan selama musim kemarau. Dukungan dari CSR PT Podo Rukun turut memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak.
BPBD Kabupaten Grobogan terus melakukan pemantauan dan asesmen terhadap wilayah yang mengalami dampak kekeringan. Pendistribusian air bersih akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan hasil asesmen, kebutuhan masyarakat, serta kondisi ketersediaan air di masing-masing wilayah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung penanganan dampak kekeringan serta memperkuat ketangguhan masyarakat Kabupaten Grobogan dalam menghadapi bencana.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.














