1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. BPBD Grobogan Gelar Rakor Tanggap Darurat Banjir 2026…

BPBD Grobogan Gelar Rakor Tanggap Darurat Banjir 2026 di Kecamatan Gubug dan Dampingi Kunjungan Gubernur Jawa Tengah ke Lokasi Tanggul Jebol di Demak

Grobogan, Selasa, 17 Februari 2026 – BPBD Kabupaten Grobogan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tanggap Darurat Banjir Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan.

Rakor tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Bupati Grobogan, Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah, perwakilan BBWS Pemali Juana, unsur TNI, Polri, perangkat daerah terkait, serta pemerintah kecamatan dan desa terdampak. Rakor ini membahas langkah strategis penanganan darurat banjir, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, pendistribusian bantuan logistik, serta percepatan perbaikan infrastruktur pengendali banjir yang mengalami kerusakan.

Berdasarkan data sementara, banjir di wilayah Kabupaten Grobogan telah berdampak pada 45 desa di 11 kecamatan. Selain genangan banjir, terdapat pula kerusakan infrastruktur dan rumah warga dengan rincian sebagai berikut:

  • 1 rumah rusak berat di Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh
  • 1 rumah rusak sedang di Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh
  • 1 titik tanggul jebol Sungai Cabean di Desa Tajemsari, Kecamatan Tegowanu
  • 1 titik tanggul jebol Sungai Jajar Baru di Dusun Krasak, Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung dengan panjang jebolan ±15 meter
  • 2 titik tanggul jebol Sungai Jajar Baru di Dusun Klampisan, Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung dengan panjang jebolan masing-masing ±15 meter
  • 1 titik tanggul jebol Sungai Jratun di Dusun Mbaru, Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu

Kerusakan tanggul tersebut menjadi perhatian utama karena berpotensi memperluas wilayah terdampak banjir apabila tidak segera dilakukan penanganan darurat dan perbaikan.

Pada hari yang sama, BPBD Grobogan juga turut mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Tengah ke lokasi tanggul jebol di Desa Kebonagung, Kabupaten Demak. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi tanggul yang mengalami kerusakan serta memastikan upaya penanganan darurat berjalan dengan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah menegaskan pentingnya percepatan perbaikan tanggul melalui koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, serta instansi teknis terkait di wilayah Jawa Tengah guna mencegah dampak banjir yang lebih luas.

BPBD Grobogan bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan, penanganan darurat, serta koordinasi lintas sektor guna memastikan keselamatan masyarakat dan percepatan penanganan dampak bencana. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat potensi curah hujan masih tinggi yang dapat memicu terjadinya banjir susulan.

Bagikan :