1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. BPBD Grobogan Laksanakan Assessment Longsoran Tebing Sungai Lusi…

BPBD Grobogan Laksanakan Assessment Longsoran Tebing Sungai Lusi di Desa Getasrejo

Grobogan, 25 Februari 2026 – Telah terjadi longsoran tebing di aliran Sungai Lusi yang berlokasi di Dusun Pancan RT 02 RW 05, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga yang berada di sempadan sungai serta menimbulkan potensi longsor susulan.

Berdasarkan hasil assessment lapangan yang dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026), longsoran terjadi akibat gerusan pada kaki tebing yang dipicu oleh peningkatan debit aliran sungai. Kondisi tanah yang jenuh air menyebabkan daya dukung tanah menurun sehingga memicu terjadinya kelongsoran massa tanah.

Hasil Pengukuran di Lokasi

Tim assessment mencatat dimensi longsoran sebagai berikut:

  • Panjang longsoran: ± 20 meter
  • Lebar longsoran: ± 15 meter
  • Kedalaman longsoran: ± 5 meter

Saat ini kondisi tebing masih dalam keadaan labil dan berpotensi mengalami longsor susulan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Dampak Kerusakan

Akibat kejadian tersebut:

  • 1 unit rumah rusak berat milik Jumiah (RT 02 RW 05 Dusun Pancan). Rumah berukuran 7 x 10 meter mengalami kerusakan pada bagian bangunan seluas kurang lebih 7 x 6 meter.
  • 1 unit rumah terancam longsor milik Subakir yang lokasinya sangat dekat dengan bibir longsoran.

Penanganan Sementara

Pemerintah Desa Getasrejo telah melakukan penanganan awal berupa pemancangan dinding beton dan pemasangan batako sebagai penahan sementara tebing. Namun langkah tersebut masih bersifat sementara dan belum menjadi solusi permanen terhadap potensi gerusan lanjutan.

Koordinasi dan Rekomendasi

Aset Sungai Lusi berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWSPJ). Oleh karena itu, diperlukan koordinasi lebih lanjut guna penanganan teknis yang komprehensif dan berkelanjutan.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras, mengingat kondisi tebing masih labil dan terdapat potensi longsor susulan.

Bagikan :