Purwodadi, Sabtu (23/05/2026) – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan aparatur terhadap potensi bencana dan keadaan darurat kebakaran, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Grobogan hadir sebagai narasumber pada kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan simulasi kebakaran yang diselenggarakan oleh SATPOL PP Kabupaten Grobogan melalui Bidang Pemadam Kebakaran Pos Damkar Induk Purwodadi, Sabtu (23/05).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan kapasitas personel dalam menghadapi situasi darurat, baik bencana alam maupun kejadian kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan menyampaikan materi terkait pentingnya mitigasi bencana, langkah-langkah kesiapsiagaan, serta peran aktif setiap individu dalam mengurangi risiko bencana di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan simulasi penanganan kebakaran yang dipandu oleh personel Bidang Pemadam Kebakaran Pos Damkar Induk Purwodadi. Simulasi ini bertujuan memberikan pemahaman secara langsung mengenai tindakan cepat dan tepat saat terjadi kebakaran, mulai dari penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), prosedur evakuasi, hingga koordinasi penanganan awal sebelum petugas pemadam tiba di lokasi kejadian.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan menyampaikan bahwa kesiapsiagaan merupakan faktor penting dalam meminimalisir dampak risiko bencana maupun kebakaran. Melalui edukasi dan pelatihan seperti ini, diharapkan seluruh personel memiliki pemahaman dan kemampuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kewaspadaan, kesiapan, serta memahami langkah-langkah penyelamatan diri dan lingkungan apabila terjadi situasi kebencanaan maupun kebakaran,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antarinstansi dalam penanggulangan bencana dan penanganan kebakaran di Kabupaten Grobogan semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan kerja yang tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.








