Grobogan – Senin, 8 Juni 2026, BPBD Kabupaten Grobogan melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) serta Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) bersama PMI Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan asesmen serta pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak musibah kebakaran rumah di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh dan Desa Manggarwetan, Kecamatan Godong.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana kebakaran sekaligus untuk melakukan pendataan kondisi kerusakan dan kebutuhan mendesak para korban.
Di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, kebakaran mengakibatkan sebuah dapur rumah dan kandang sapi mengalami kerusakan akibat terbakar. Sementara itu, di Desa Manggarwetan, Kecamatan Godong, kebakaran yang terjadi mengakibatkan dua unit rumah mengalami kerusakan berat hingga habis terbakar, serta satu unit rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian belakang bangunan.
Tim gabungan BPBD Kabupaten Grobogan dan PMI Kabupaten Grobogan melakukan asesmen lapangan guna memperoleh data yang akurat terkait dampak kejadian, tingkat kerusakan, serta kebutuhan para korban. Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan secara langsung kepada keluarga terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pasca kejadian.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus menjadi wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah serta berbagai pihak dalam penanganan bencana di Kabupaten Grobogan.
BPBD Kabupaten Grobogan mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta rutin memeriksa peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran guna meminimalkan risiko terjadinya musibah serupa.
Dengan adanya sinergi antara BPBD Kabupaten Grobogan, PMI Kabupaten Grobogan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan proses penanganan pascabencana dapat berjalan dengan baik sehingga para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.












