Grobogan, Juni 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Survei ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan sekaligus menjadi dasar dalam melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan SKM BPBD Kabupaten Grobogan periode Juni 2026 melibatkan 163 responden dari penerima layanan. Survei dilaksanakan menggunakan kuesioner secara daring yang disebarkan kepada pengguna layanan dengan mengacu pada sembilan unsur pengukuran kepuasan masyarakat sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017.
Dari hasil pengolahan data, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Unit Layanan BPBD Kabupaten Grobogan mencapai 94,53, dengan Mutu Unit Layanan kategori A. Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan masyarakat memberikan penilaian yang sangat baik terhadap pelayanan yang diberikan BPBD Kabupaten Grobogan.
Enam Jenis Pelayanan Dinilai Masyarakat
SKM mencakup enam jenis pelayanan BPBD Kabupaten Grobogan, yaitu:
- Pelayanan Informasi Bencana — IKM 92,82
- Pelayanan Bantuan Air Bersih — IKM 95,37
- Pelayanan Mitigasi Bencana melalui edukasi dan sosialisasi pencegahan bencana — IKM 95,04
- Pelayanan Penanganan Kedaruratan Bencana — IKM 92,13
- Pelayanan Bantuan Logistik/Keuangan Korban — IKM 90,80
- Pelayanan Penanganan Pasca Bencana — IKM 95,31
Dari enam jenis layanan tersebut, Pelayanan Bantuan Air Bersih memperoleh nilai tertinggi, yaitu 95,37, disusul Pelayanan Mitigasi Bencana sebesar 95,04 dan Pelayanan Penanganan Pasca Bencana sebesar 95,31. Sementara itu, Pelayanan Bantuan Logistik/Keuangan Korban memperoleh nilai 90,80 dan menjadi salah satu layanan yang masih perlu mendapatkan perhatian untuk peningkatan kualitas pelayanan.
163 Masyarakat Berpartisipasi dalam Survei
Berdasarkan hasil analisis responden, terdapat 90 responden laki-laki atau 55,21 persen dan 73 responden perempuan atau 44,79 persen. Dari sisi pendidikan, responden berasal dari berbagai jenjang pendidikan, dengan kelompok SMA/sederajat menjadi kelompok terbesar dalam survei.
Seluruh responden yang tercatat dalam survei merupakan pengguna layanan kategori non-disabilitas sebanyak 163 orang atau 100 persen.
Fokus Perbaikan Pelayanan
Meskipun memperoleh hasil yang sangat baik, BPBD Kabupaten Grobogan tetap melakukan evaluasi terhadap unsur pelayanan yang masih dapat ditingkatkan. Berdasarkan hasil analisis, unsur persyaratan dan jangka waktu pelayanan menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan. Masing-masing memperoleh nilai rata-rata unsur sebesar 3,66.
Selain hasil penilaian kuantitatif, masyarakat juga memberikan masukan mengenai pentingnya penambahan relawan kebencanaan di tingkat lingkungan/RW sehingga masyarakat memiliki kapasitas dalam menghadapi kejadian bencana dan tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran BPBD.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Grobogan menyusun sejumlah langkah perbaikan, antara lain sosialisasi Desa Tangguh Bencana, penyusunan regulasi, pelatihan dasar kebencanaan, serta simulasi bencana yang direncanakan pada Agustus 2026.
Komitmen terhadap Pelayanan Publik
Pelaksanaan SKM merupakan bagian dari komitmen BPBD Kabupaten Grobogan untuk membangun pelayanan publik yang transparan, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Hasil survei tidak hanya menjadi ukuran tingkat kepuasan masyarakat, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi kelemahan pelayanan, mengetahui kinerja pelayanan secara periodik, serta menjadi dasar dalam menetapkan kebijakan dan rencana perbaikan kualitas pelayanan.
BPBD Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat. Masukan, kritik, dan saran dari masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan penanggulangan bencana yang semakin profesional, transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
BPBD Kabupaten Grobogan
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.






