GROBOGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan terus melakukan upaya penanganan dampak kekeringan melalui pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan.
Berdasarkan rekapitulasi realisasi pendistribusian per 20 Juni hingga 9 Agustus 2026, tercatat sebanyak 211 tangki air bersih telah disalurkan dengan total volume 890.000 liter. Bantuan tersebut menjangkau 6.604 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 16.929 jiwa, yang tersebar di 58 desa pada 15 kecamatan.
Lima belas kecamatan yang tercatat dalam rekapitulasi meliputi Grobogan, Toroh, Wirosari, Kedungjati, Purwodadi, Geyer, Tawangharjo, Kradenan, Gubug, Karangrayung, Ngaringan, Gabus, Pulokulon, Tanggungharjo, dan Klambu. Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan selama periode musim kemarau.
Pendistribusian air bersih merupakan hasil sinergi antara berbagai pihak. Dalam rekapitulasi sumber bantuan tercatat BPBD Kabupaten Grobogan sebanyak 157 tangki, PMI Kabupaten Grobogan 29 tangki, dan BBWS 25 tangki, dengan total keseluruhan 211 tangki.
BPBD Kabupaten Grobogan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah yang mengalami kekurangan air bersih serta melaksanakan distribusi bantuan sesuai kebutuhan dan hasil asesmen di lapangan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, relawan, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Upaya tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadapi dampak kekeringan sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat Kabupaten Grobogan dalam menghadapi bencana.
Gerak Bersama Mewujudkan Grobogan Tangguh Bencana.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.






