Grobogan – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana serta memperkuat peran masyarakat dalam penanggulangan bencana, Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Baturagung, Kecamatan Gubug.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Senin–Selasa, 28–29 September 2026, bertempat di Balai Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
Pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali potensi risiko bencana di wilayahnya, melakukan upaya pengurangan risiko, serta membangun kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 25 orang unsur masyarakat dan pemangku kepentingan Desa Baturagung, yang terdiri dari perangkat desa, BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, Tim Penggerak PKK Desa, tokoh agama, Karang Taruna, relawan, serta unsur organisasi kemasyarakatan lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Grobogan, BPBD, Pemerintah Desa Baturagung, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana.
Desa Tangguh Bencana tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam upaya pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Dengan terbentuknya Desa Tangguh Bencana di Desa Baturagung, diharapkan masyarakat semakin memahami potensi risiko bencana di lingkungan sekitarnya dan mampu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi dampak bencana.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.
Gerak Bersama Mewujudkan Grobogan Tangguh Bencana.












