Grobogan – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan beserta staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan bersama Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Pemerintah Kecamatan Gubug, serta perwakilan masyarakat melaksanakan survei lapangan sebagai bagian dari proses usulan pemasangan hibah Early Warning System (EWS) Banjir.
Survei dilaksanakan di wilayah Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Gubug yang diusulkan sebagai lokasi pemasangan perangkat EWS banjir. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi kondisi lapangan, menilai tingkat kerawanan wilayah, serta memastikan kelayakan lokasi sebagai titik pemasangan sistem peringatan dini banjir.
Melalui survei ini, Tim BNPB bersama BPBD Kabupaten Grobogan dan para pemangku kepentingan melakukan peninjauan terhadap karakteristik wilayah, kondisi sungai, aksesibilitas lokasi, serta kesiapan masyarakat dalam mendukung operasional perangkat EWS di masa mendatang.
Pemasangan Early Warning System diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana banjir. Dengan adanya sistem peringatan dini, informasi mengenai potensi kenaikan debit air dapat diterima lebih cepat sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan langkah-langkah mitigasi dan evakuasi apabila diperlukan.
BPBD Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui kolaborasi dengan BNPB, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat. Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan masyarakat Grobogan yang lebih tangguh dan siap menghadapi ancaman bencana.











