Grobogan, 6 Oktober 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan bersama PT Podo Rukun dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau, Selasa (6/10/2026).
Pada kegiatan tersebut, bantuan air bersih yang didistribusikan sebanyak 58.000 liter dengan menggunakan 2 unit truk tangki BPBD Kabupaten Grobogan dan 1 unit truk tangki PT Podo Rukun. Bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Adapun rincian pendistribusian bantuan air bersih meliputi:
- 10.000 liter untuk Dusun Rejosari RT 03/RW 07, Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, melalui CSR PT KAI.
- 10.000 liter untuk Dusun Ngetuk RT 05/RW 01, Desa Tanggungharjo, Kecamatan Tanggungharjo, melalui CSR PT KAI.
- 6.000 liter untuk Dusun Geneng RT 01/RW 06, Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, melalui CSR PT Podo Rukun.
- 6.000 liter untuk Dusun Nangkas RT 08/RW 04, Desa Monggo, Kecamatan Geyer, melalui CSR PT Podo Rukun.
- 5.000 liter untuk kebutuhan Puskesmas Geyer II.
- 6.000 liter untuk Dusun Blumbang RT 04/RW 08, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, melalui CSR PT Podo Rukun.
- 5.000 liter untuk Dusun Lodran RT 01/RW 06, Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon.
- 5.000 liter untuk Dusun Jambon RT 03/RW 02, Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon.
Pendistribusian air bersih ini merupakan bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
BPBD Kabupaten Grobogan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah terdampak kekeringan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Dukungan dari dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) turut memperkuat upaya penanganan kekeringan di Kabupaten Grobogan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak dapat terus terpenuhi selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.
Gerak Bersama Mewujudkan Grobogan Tangguh Bencana.












