1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Desa Tanggirejo,…

Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Desa Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu

Senin, 8 September 2025, Telah dilaksanakan kegiatan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk Desa Tanggirejo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan bertempat di Balai Desa Tanggirejo
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan, Kepala Desa Tanggirejo, Babinsa, Perangkat Desa, serta perwakilan masyarakat lainnya yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan pada hari pertama ini.

Diawali dengan ucapan selamat datang dari Kepala Desa Tanggirjo, dilanjutkan dengan Perayaan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Kepala Pelaksana BPBD Grobogan. Setelah itu, berbagai pihak dari BPBD Kabupaten Grobogan disampaikan oleh Bapak Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan yang dipandu oleh Tim Fasilitator Destana. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam membentuk kapasitas masyarakat desa agar lebih tangguh dan siaga dalam menghadapi potensi bencana.

Lewat pelatihan,Kajian Risiko Bencana, Sistem Peringatan Dini, Rencana Evakuasi, penyusunan peta partisipatif , hingga pengukuhan Forum Relawan Bencana Desa , masyarakat dibekali keterampilan menghadapi risiko bencana.

Dengan terbentuknya DESTANA, harapannya masyarakat Desa Tanggirejo semakin siap, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Selasa, 09 September 2025

Pengukuhan 2 Desa Tangguh Bencana

Hari kedua pembentukan Destana Desa Tanggirejo Kecamatan Tegowanu,
Fokus pada penyelesaian penyusunan peta partisipatif yang telah dimulai pada hari sebelumnya, melanjutkan proses pemetaan wilayah, yang mencakup identifikasi lokasi rawan bencana, tingkat risiko, jalur evakuasi, serta titik kumpul aman. Masing-masing perwakilan desa kemudian diberikan kesempatan untuk memahami peta yang telah disusun, sekaligus menjelaskan potensi ancaman, risiko, serta strategi pengungkapan yang direncanakan sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan bagan alur komando yang akan diterapkan jika terjadi bencana, guna memastikan adanya jalur komunikasi dan koordinasi yang jelas dan efektif.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pengukuhan Pengurus FPRB dan Tim Relawan Desa yang secara resmi menggunakan SK Kepala Desa. Pengukuhan disaksikan langsung oleh Kepala Desa tanggirejo dan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Grobogan.

Bagikan :