1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. BNPB Bersama BPBD Kabupaten Grobogan Gelar Rakor Koordinasi…

BNPB Bersama BPBD Kabupaten Grobogan Gelar Rakor Koordinasi dan Integrasi Pemberian Instrumen Early Warning System (EWS) Banjir

Purwodadi – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan menggelar Rapat Koordinasi Alur Koordinasi dan Mekanisme Integrasi Pemberian Instrumen Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) Banjir yang bertempat di Aula Pusdalops BPBD Kabupaten Grobogan Lantai 2.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, serta masyarakat dalam mendukung penerapan sistem peringatan dini banjir yang efektif, terpadu, dan berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi ini diharapkan mekanisme penyampaian informasi peringatan dini dapat berjalan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi hingga ke tingkat masyarakat.

Rapat koordinasi dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, antara lain Lurah Kuripan Kecamatan Purwodadi, Lurah Kalongan Kecamatan Purwodadi, Kepala Desa Cingkrong Kecamatan Purwodadi, Kepala Desa Gubug Kecamatan Gubug, Kepala Dusun Kelurahan Kuripan, Kepala Dusun Kelurahan Kalongan, Kepala Dusun Desa Cingkrong, Kepala Dusun Desa Gubug, serta Ketua Relawan dan Tokoh Masyarakat dari Kelurahan Kuripan, Kelurahan Kalongan, Desa Cingkrong, dan Desa Gubug.

Dalam forum tersebut dibahas alur koordinasi antar pemangku kepentingan, mekanisme integrasi pemberian instrumen EWS banjir, pembagian peran masing-masing pihak, serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika sistem peringatan dini mendeteksi potensi terjadinya banjir. Dengan adanya kesepahaman mengenai prosedur dan mekanisme tersebut, diharapkan proses penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat sehingga mampu meminimalkan risiko dan dampak bencana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BNPB bersama BPBD Kabupaten Grobogan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman banjir melalui penguatan kapasitas kelembagaan, koordinasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana.

BPBD Kabupaten Grobogan berharap keberadaan instrumen Early Warning System (EWS) Banjir dapat menjadi sarana yang efektif dalam mendukung upaya mitigasi bencana, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan langkah-langkah penyelamatan sebelum banjir terjadi. Sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem peringatan dini yang responsif dan mampu melindungi keselamatan warga.

Bagikan :