1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. BPBD Kabupaten Grobogan Salurkan 15.000 Liter Air Bersih…

BPBD Kabupaten Grobogan Salurkan 15.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Panimbo Terdampak Musim Kemarau

Grobogan, 20 Juli 2026 – BPBD Kabupaten Grobogan kembali melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau. Pada Senin (20/7), sebanyak 15.000 liter air bersih disalurkan menggunakan 1 (satu) unit truk tangki BPBD untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga di Dusun Salam, Desa Panimbo, Kecamatan Kedungjati.

Pendistribusian air bersih dilakukan sebagai tindak lanjut atas kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya debit sumber air selama musim kemarau. Bantuan disalurkan berdasarkan hasil asesmen lapangan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran.

Adapun rincian pendistribusian meliputi:

  • 10.000 liter air bersih untuk warga Dusun Salam RT 01 RW 04, Desa Panimbo, Kecamatan Kedungjati.
  • 5.000 liter air bersih untuk warga Dusun Salam RT 02 RW 04, Desa Panimbo, Kecamatan Kedungjati.

BPBD Kabupaten Grobogan terus berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendistribusian air bersih secara bertahap di wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya penanganan darurat bencana kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan.

BPBD Kabupaten Grobogan mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat dan bijaksana selama musim kemarau berlangsung. Masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih juga diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa atau melaporkan kepada BPBD Kabupaten Grobogan agar dapat dilakukan asesmen dan penanganan sesuai kebutuhan.

BPBD Kabupaten Grobogan akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta bersinergi dengan pemerintah desa dan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi selama musim kemarau.

Bagikan :