1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. BPBD Kabupaten Grobogan Salurkan 40.000 Liter Air Bersih…

BPBD Kabupaten Grobogan Salurkan 40.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kecamatan Toroh dan Pulokulon

Grobogan, 3 Agustus 2026 – BPBD Kabupaten Grobogan kembali melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Pada Senin (3/8/2026), sebanyak 40.000 liter air bersih disalurkan menggunakan 2 (dua) unit truk tangki BPBD ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Adapun rincian pendistribusian bantuan air bersih adalah sebagai berikut:

  • 5.000 liter untuk Dusun Domas RT 04 RW 10, Desa Kenteng, Kecamatan Toroh.
  • 5.000 liter untuk Dusun Domas RT 03 RW 10, Desa Kenteng, Kecamatan Toroh.
  • 5.000 liter untuk Dusun Caluk RT 04 RW 09, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon.
  • 5.000 liter untuk Dusun Caluk RT 04 RW 09, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon.
  • 5.000 liter untuk Dusun Kaluan RT 05 RW 07, Desa Boloh, Kecamatan Toroh.
  • 5.000 liter untuk Dusun Kayen RT 01 RW 09, Desa Boloh, Kecamatan Toroh.
  • 5.000 liter untuk Dusun Semen RT 01 RW 08, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh.
  • 5.000 liter untuk Dusun Krajan RT 03 RW 01, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh.

Pendistribusian bantuan air bersih ini merupakan salah satu bentuk komitmen BPBD Kabupaten Grobogan dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan permohonan dari pemerintah desa, sehingga bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.

BPBD Kabupaten Grobogan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah dan akan melakukan pendistribusian air bersih secara bertahap sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah desa, relawan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan pelayanan kemanusiaan dapat berjalan dengan optimal.

BPBD Kabupaten Grobogan mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijaksana serta terus menjaga kelestarian sumber daya air di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mengalami kesulitan akses air bersih agar dapat segera dilakukan penanganan.

Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.

Bagikan :

Loading...